Malam minggu kali ini seperti biasa, gak ada bedanya sama
malam minggu sebelumnya. Kalo kata lagunya Koes Plus “begini nasib jadi bujangan”, hahah…tapi itu kata Koes Plus loh
bukan kata gue. Tapi kenapa dulu mereka gak bikin lirik “begini nasib jadi Jomblo ya??”. Mungkin karena dulu mereka bukan
Jomblo, tapi seorang Bujangan? Mungkin?!!. Makanya setiap Malam Minggu disebut
Suram oleh kaum Jomblo.
Nah..malem minggu suram kali ini gue dihadapkan oleh salah
satu keadaan, menurut gue sih Suram, tapi menurut yang menjalankannya itu suatu
kebahagian. Lagi-lagi gue harus menghadiri acara pernikahan salah satu temen
gue, suram buat gue tapi bahagia buat dia. eeiiitsss…bukan berarti suramnya
gara-gara pasangannya itu adalah gebetan gue atau pun mantan pacar gue loh..
Suramnya ialah lagi-lagi gue dioverlap lagi, entah sudah berapa kali gue
dioverlap oleh temen-temen gue.
Okeh..gue datang ke acara tersebut, jangan ditanya gue
datang sama siapa??.. Nah…itu juga termasuk salah satu kesuraman malam minggu
gue kali ini, gue datang sendiri. Gak pakai kendaraan, hanya jalan kaki,
ngapain deket rumah mesti pakai kendaraan??. Sampai di Lokasi, dan kesuraman
selanjutnya terjadi. Gak sedikit temen-temen yang belum mengoverlap gue datang
dengan membawa gandengan, joss…magonjos ngeliatnya. Dan lagi yang beberapa yang
udah overlap gue datang dengan pasangan halalnya.
Yaa..gue cuma bisa melihat kesenangan dari wajah mereka, dan
dalam hati selalu bertanya, “kapan gue
bisa kaya gitu? Kapan posisi gue ada di atas pelaminan itu?. Bergabung dan
ngobrol-ngbrol dengan mereka, namun hanya menambah rasa suram malam minggu ini.
Gue coba nikmatin keadaan itu, dan pasti ada beberapa diantara mereka yang
berkata dalam hati “hahah..pengen kan lu
kaya gue?”. Untung saja di acara itu ada hiburannya, jadi sedikit bisa
menghapus kesuraman malam minggu ini.
Alunan musik dan suara-suara merdu biduan dangdut mengiringi
suasana malam ini, dan gue pun menikmatinya. Sudah lama juga gak nonton live
musik dangdut, dan keseruanpun terjadi, lumayan sedikit-sedikit bisa
menghilangkan kesuraman ini. Malam semakin larut, alunan musik dangdut masih
bergemuruh, tamu-tamu undangan yang datang sebagian sudah pada pulang. Dan gue
pun berpamitan ikutan pulang.
Yaa..seandainya gue datang sama pasangan, gak mungkinlah
kalau gue langsung pulang ke rumah. Setidaknya masih ada kegiatan yang harus
masih gue lakukan, yaitu nganterin pulang pasangan gue ke rumahnya.
Naaamuuuuunnn…berhubung gue Jomblo dan so pasti gak bawa pasangan, hal yang
selanjutnya yang gue lakukan ialah pulang ke rumah. Sampai di rumah, yang
menjadi teman malam ini ialah TV, yaa…Cuma TV yang setia nemenin salah satu
Malam Minggu Suram gue. Nonton Bola dan dilanjutkan nonton FTV, dan berharap
semoga suatu saat kehidupan cinta gue seperti dalam cerita FTV. Salam
#MalamMingguSuram.
Sekian cerita
#MingguMingguSuram si Joni edisi kali ini, nantikan cerita-cerita seru
selanjutnya #MalamMIngguSuram si Joni hanya disini.
No comments:
Post a Comment